Penasihat Dharma Wanita Kemensos Beri Langsung Bansos ke Rumah Warga

Penasihat Dharma Wanita Kemensos Beri Langsung Bansos ke Rumah Warga

SERANG (27 Juli 2020) – Kementerian Sosial tak henti memberikan dukungan kepada masyarakat dalam memasuki fase new normal. Bansos Kemensos Hadir kembali bagi warga terdampak COVID-19 di Provinsi Banten.

Bertempat di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, sebanyak 1.123 paket bantuan sosial Kemensos Hadir diserahkan secara simbolis oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara. Secara simbolis, bantuan diberikan kepada Ketua DPD Gerakan Relawan Jokowi Provinsi Banten, Hasan Basri.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara, menyampaikan bahwa dirinya sering mengunjungi warga, memberikan bantuan sosial khususnya masyarakat terdampak COVID-19.

"Saya mendapat laporan bahwa ada sebagian masyarakat disini yang belum mendapat bantuan. Disitulah kami Kemensos, dengan tagline Kemensos Hadir, sedikitnya memberikan bantuan. Dengan keadaan pandemi seperti ini, mudah-mudahan bisa meringankan beban bapak dan ibu," ucap Grace.

Kehadiran Grace Batubara bersama rombongan diterima langsung oleh Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa.

"Saya merasa terharu, karena Kemensos sangat peduli kepada Kabupaten Serang. Tercatat Bapak Menteri Sosial sudah 3 kali hadir di Kabupaten Serang, begitu juga Ibu Grace sudah 3 kali datang ke Serang," ujar Pandji.

Bantuan ini akan disalurkan kepada warga masyarakat menengah kebawah yang tersebar di Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak, yang belum pernah mendapatkan bantuan baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Penerima manfaat lainnya seperti para lansia dan anak yatim.

Pada kesempatan tersebut, Grace Batubara, juga menyempatkan diri untuk memberikan langsung bantuan sosial ke rumah warga.

Seorang pengrajin sapu, Akub, merasa bersyukur mendapat bantuan dan berbincang langsung dengan Grace Batubara.

"Sehari-hari saya membuat sapu. Selama 3 hari kira-kira dapet bikin 10 sapu dari sabut kelapa. 1 sapu itu dihargai 10 ribu rupiah. Cuma susah jualnya sekarang. Terimakasih bantuannya ini, sangat membantu saat sulit begini," kata Akub.

Atapiah, seorang lansia hidup seorang diri, tersenyum bahagia saat didatangi Grace Batubara.

"Untuk sehari-hari saya ada aja dari saudara-saudara yang ngasih. Alhamdulillah terimakasih banyak bantuannya ini untuk masak sehari-hari," tutur Atapiah.

Grace Batubara, juga mengunjungi kediaman Runtah, pekerja serabutan, yang sekarang lebih banyak berada dirumah akibat pandemi COVID-19.

"Biasanya saya nanem padi punya orang atau bantu-bantu jadi kuli bikin batubata. Tapi kalau sekarang udah sepi, jarang yang manggil. Alhamdulillah, terimakasih bantuan sembakonya ini," ucap Runtah.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)  Kecamatan Ciruas dan Kecamatan Binuang turut hadir membantu berkoordinasi serta menyalurkan bantuan kepada para penerima manfaat.

Hadir mendampingi Grace Batubara dalam penyaluran bantuan tersebut  Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial, anggota Dharma Wanita Persatuan Kemensos Ibu Oom Komariah Suharto, Ibu Lily Nazaruddin, Ibu Wasih Dadang Iskandar dan Ibu Syfa Asep Sasa. Turut hadir pula Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah, Sekretaris Camat Ciruas dan Forkopimda Kabupaten Serang.


Penulis :
OHH Dayasos
Editor :
Intan Qonita N
Penerjemah :
OHH Dayasos

Bagikan :