Masa Pandemi Tak Halangi Karang Taruna Cibinong untuk Produktif

  • Masa Pandemi Tak Halangi Karang Taruna Cibinong untuk Produktif
  • WhatsApp Image 2020-11-07 at 21.47.51 (1)
  • WhatsApp Image 2020-11-07 at 21.47.35
  • WhatsApp Image 2020-11-07 at 21.47.38
  • WhatsApp Image 2020-11-07 at 21.47.51
BOGOR (7 November 2020) - Kementerian Sosial sebagai pembina baik fungsional maupun  teknis terhadap Karang Taruna selalu mendorong untuk tetap produktif dan berkarya di masa pandemi Cobid-19. Salah satunya adalah Karang Taruna Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor.

Direktur PSPKKM Serimika BR Karo mengunjungi Posko Karang Taruna Kecamatan Cibinong pada Sabtu (7/11). Dalam kunjungannya, Serimika mengapresiasi pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Karang Taruna tersebut. Pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui pertanian dan perikanan.

Serimika bersama rombongan berkeliling melihat kolam  lele, koi, kebun anggur, sawi, labu, dan tanaman lainnya. Tidak hanya keberhasilan memanfaatkan lahan saja, Karang Taruna Cibinong mampu memberdayakan masyarakat dalam hal ketahanan pangan. Karena keberhasilannya tersebut, Kementerian Sosial mengapresiasi dengan memberikan dukungan bantuan sebesar  Rp.49.600.000,- yang bersumber dari dana hibah dalam negeri. Dana hibah ini berasal dari hasil penyelenggaraan UGB yang dilakukan oleh dunia usaha, yang izin penyelenggaraannya diberikan oleh Kementerian Sosial.

Dalam hal ini dunia usaha secara tidak langsung turut membantu pemberdayaan masyarakat.

"Kami memberikan bantuan untuk mengembangkan apa yang sudah dilakukan Karang Taruna disini. Dukungan bantuan dana hibah sebesar Rp  49.600.000,- ini harus ada hasilnya dan buatkan laporan penggunaannya. Kita harus tetap semangat supaya bisa berguna bagi diri kita sendiri dan bagi orang lain" ucap Mika.

Ketua Karang Taruna Cibinong Deni Suhendar mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut akan digunakan untuk pengembangan kegiatan yang dilakukan oleh Karang Taruna Cibinong.

Karang Taruna Cibinong memiliki perikanan lele dalam ember (ledamber), serta membudidayakan lele dan nila dalam 50 bioflok. Dalam bidang pertanian, mereka giat menanam beragam sayur dan buah seperti cabe, tomat, terong, pokchoy, kangkung, singkong, jambu air, kelengkeng, Alpukat, dan lain-lain. Terdapat juga tanaman butternut squash atau labu yang berbentuk seperti kacang dengan rasa sangat lezat dan manis, yang ditempatkan di atas kolam pembibitan lele.

Kebun buah mereka saat ini didominasi 4.200 bibit alpukat kualitas unggul. Mereka sendiri yang membibitkan dari biji dan melakukan okulasi agar menghasilkan alpukat berdaging tebal bahkan tanpa biji dengan rasa yang enak. Sebagian bibit hasil produksi mereka jual, dan sebagian lagi dibagikan kepada masyarakat untuk dibudidayakan di rumah masing-masing.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit TKSK dan Karang Taruna, Kabag OHH Setditjen Pemberdayaan Sosial,Kasi Karang Taruna, Kasi LKS, TKSK Cibinong dan Citeureup, serta perwakilan dari Karang Taruna kelurahan sampai dengan unit di wilayah Cibinong. Pelaksanaan acara tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.


Penulis :
OHH Dayasos
Editor :
OHH Dayasos ; Annisa YH
Penerjemah :
Fia Arista Dewi

Bagikan :